Sesuai kelas yang dilagakan, aturan banyak standar. Macam, piranti pengapian fly wheel orsi, begitu juga spul, wajib komplit. Cuman, kali ini spul lampu instalasi kabelnya dinonaktifkan, guna mengurangi daya tarik flywheel terhadap spul. Demikian CDI orsi Satria F. Peluang seting timing pengapian hanya memainkan tebal tipis spy flywheel. Kalau saat ini spy saya gerinda 2 mm, kemudian fly wheel diputar ke kiri mentok. "Istilahnya, bisa juga disebut nge-voor, "urai Gusti sapaan tunernya.
Outputnya, sanggup memperpanjang power band dan mengimbangi perbandingan kompresi tinggi yang merujuk di angka 12,7 : 1. Kesalahan rider saat memindah gigi persneling tak mutlak pengaruhi speed, misalkan terlalu over power. Timing pengapian lebih ngevoor juga sebagai input racikan gigi rasio terbaru, dengan perbandingan gigi 1(31-13), 2(28-17), 3(26-19) dan 5(23-22). Gigi 1, 2, 3 tipikal close, menghelanya tak perlu diumpan di RPM tinggi dan memforsir power mesin.

Dan perbandingan gigi 5, tipikalnya setengah menjadi over drive. "Tapi, ketika dipadukan perbandingan final gear 13-43, produktif menghela speed, "kompak Dani Kips, Fadil dan Fatur MTB. Suplai pertamax plus dikontrol karbu orsi, diseting kering dari main jet 136 dan pilot jet 40.
"Mengimbangi timing pengapian yang molor, agar peak power tak makin molor, "yakin Gusti. Kondisi demikian sama halnya dengan tipikal motor yang tak mau dipaksa hingga nongol peak powernya. Jadi, nyambung dengan durasi camshaft yang diplot di 305 derajat dan bersanding katup masuk 22 mm (in) dan 19 mm (ex).
Memang sih angka durasi segitu, torsi rawan drop. Cuman, ketika dikaitkan bobot rider rata-rata di 36 Kg, hal ini tentu tak jadi problem. Memuluskan siklus gas buang dengan meruncingkan sekat lubang buang, juga tak jadi problem. "Cuman intake manifold, dipoles rata mengikuti kontur orsinya, "terang Gusti yang memaksimalkan transfer power lewat pemakaian kampas kopling RM 125. n pid
SPESIFIKASI
CDI : Satria F Koil : Suzuki RM-125 Pegas katup : CLD Pegas kopling : CLD Kampas kopling : RM 125 Katup : 22 mm (in) & 19 mm (ex) Karbu : Orsi main jet Knalpot : Orsi sekat dirombak Gigi rasio : Gigi 1(31-13), 2(28-17), 3(26-19) dan 5(23-22)
