Yamaha F1Z R - Tulungagung : Korekan Stop and Go Request Sidoel

Yamaha F1Z R - Tulungagung : Korekan Stop and Go Request SidoelMAKIN KESINI tim balap, mulai banyak diback up dengan latar belakang orang-orang perbankan. Kalau sebelumnya bank Jatim, Bangkalan pernah laga di road race. Sekarang Rizky Maita karyawan Bank BRI salah satu cabang di Tulungagung, yang makin semangat aktif berlaga di road race.


{jathumbnail off}
Timnya solid, diback up rider potensial Faisal Sidoel, spesial laga di kelas bebek 2 tak 116 cc open. So menjadi pekerjaan rumah terberat bagi tuner Gun Mbose, yang didaulat. Tarik ulur power F1Z R wajib berisi speednya. Requestnya spesial singkat saat menghelas gigi 1 dan 2. Itu artinya, Sidoael sapaan ridernya sudah punya strategi, toh dia paham betul pasar senggol Jatim.

Porting silinder wajib singkat membilas dan membuang gas sisa pembakaran. Pesan Sidoel lagi, torsi produktif kalau bisa turut dimuntahkan sejak RPM rendah. "Ini dia rider top, cara menilai performa mesin motor tak syukur di peak power atau tinggi-tinggian RPM, "puji Rizky.

Mbose sapaan tunernya kemudian mendefinisikannya dengan perbandingan kompresi 8,4 : 1, konsekuensinya BBM jenis avgas. Untuk mempersingkat akumulasi power, desain lubang bilas di silinder mengikuti kontur orsinya, cuman dipoles ciri khas metodhe lama.

"Jadi tak ada lagi istilah gas segar yang diinduksikan, kelar dipompa daun as kruk langsung ikut proses pembakaran, "teori Mbose.

Konversi power ke speed jadi kian responsif. Dasar itu, tinggi lubang transfer dinaikkan 1,2 mm. Memang tak bisa menghendaki akumulasi debit gas segar berlebih. Sasarannya, RPM ringan dikail tanpa mengorbankan torsi mesin, sesuai request Sidoel. Demikian dengan intake manifold ke crankcase, mengikuti kontur orsinya.

Malahan disini, permukaan crankcase dilem fahrenheit 0,5 mm, lagi-lagi sasarannya agar gas segar yang diinduksikan makin minim. Kendati demikian karbu tetap diseting basah, lantaran Sidoel demen ngocok RPM, saat melayani u-turn maupun v corner.

Input demikian, main jet diplot berkisar 142 dan 155 dan pilot jet 38, serta meremer silinder skep 20 mm. Kalau daun membran orsi, stopernya dibuka mentok. Dan tinggi lubang buang dinaikkan 2,2 mm, berikut melebarkan sisi kanan kirinya 3 mm.

Disuport knalpot orsi yang perutnya disusut 8 mm, berikut mengurangi panjang stinger pipe 15 mm. "Dengan begitu, tipikal knalpot cenderung mendongkrak gasingan bawah, "yakin Mbose yang masih percayakan pada piranti pengapian orsi F1Z R. l pid

SPESIFIKASI
KARBU : Remer 20 mm silinder skep MEMBRAN : Standar CDI : F1Z R KAMPAS KOPLING : FR 80 KNALPOT : Panjang stinger potong 15 mm KOMPRESI : 8,4 : 1 PISTON : Oversize 100 (53 mm)

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER