Suzuki Satria F Jombang : Balancer Weight nya Bubutan Obsesi 8,2 Detik

Suzuki Satria F Jombang : Balancer Weight nya Bubutan Obsesi 8,2 DetikKELAS BEBEK 4 tak 155 rangka standar memang produktif mencetak tuner baru potensial di laga karapan 201 meter. Mengingat kelas ini identik dengan exodus tim karapan liar. Itu ketika awal kelas ini dibuka. Tapi, belakangan ini justru mulai mengadu kepekaan tuner untuk improve dan berinovasi menyajikan korekan terbaru, demi mengukir best time yang lebih singkat.


{jathumbnail off}
Termasuk DJ Graha Poppy Racing Team milik Angga yang punya base camp di Jl. Ir Juanda 32, Jombang. Kali ini langsung dibcak up 2 tuner yakni Zakiyah dan Dyan Black, yang juga asal Jombang. Pada project korekan kuda besinya yang terbaru, obsesinya mengukir 8,2 detik. "Sesuai dengan ketatnya regulasi, maka basis korekan masih dominan option part standar, "buka Dyan.

Macam karbu orsi yang silinder skepnya diremer 28 mm, berikut dengan memperbesar lubang venturinya 28 mm. Berdasar pada acuhan performa di top speed, karbu membutuhkan debit tekanan udara lebih banyak. Ketika disinkronkan dengan main jet 140, jadi saling menunjang. Dan gasingan bawahnya dilayani pilot jet 29, berikut dengan memperbesar jalur by pass vakum, sebagai penunjang respon bukaan membran dan skep karbu.

Lebih lanjut, tipikal powernya diplot dengan perbandingan kompresi 13,6 : 1. Juga sebagai input dari Gano rider jebolan karapan liar. Konversi power mesin disini diklaim lebih rata, saat start tak perlu diumpan di RPM tinggi. "Panteng di 4000 RPM, speed sudah jalan menghela racikan gigi rasio dengan perbandingan gigi 1(31-14), 2(24-15), 3(24- 19), 4(23-21), 5(22-21) dan 6(20-23), "yakin Zakiyah yang melengkapinya dengan kampas kopling RM 125.

Itu juga atas akumulasi power sebagai output racikan silinder cop terbaru, dengan pemakaian katup titanium ex KXF 250 ukuran 22 mm (in) dan 19 mm (ex). Dan disuport camshaft racikan, dengan lift 8,7 mm (in) dan 8,2 mm (ex). "So, gas segar jadi makin singkat menuju ruang bakar apalagi intake manifold kelar diporting di 32 mm dan exhaust 30 mm, "urai Zakiyah yang turut membubut balancer weight masingmasing 4 mm.

Kendati demikian, knalpot turut dipermak ulang bagian daleman silincernya. Tepatnya bagian sekat dilepas keseluruhan dan berganti model sarangan macam knalpot free flow. Dengan begitu, hasil pembakaran dari silinder yang dicangkoki piston Tiger 63,5 mm, ringan dilepas. Sebagai final tuningnya, piranti pengapian dikawal CDI Rextor Satria F limited edition dan final gear 13-46. l pid

SPESIFIKASI
CDI : Rextor Satria F limited edition KOIL : RM 125 KAMPAS KOPLING : RM 125 KATUP : KXF 250 titanium GIGI RASIO : 1(31-14), 2(24-15), 3(24-19), 4(23-21), 5(22- 21) dan 6(20-23) PISTON : Tiger 63,5 mm FINAL GEAR : 13-46

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER