Menjadi event tahunan yang digelar ketiga kalinya, untuk kategori tahun ini lebih diperbanyak menjadi 6 Class Motor Contest dan 50 Category Motor Meet Up yang diikuti total 115 peserta.
" Peserta hanya diperuntukkan khusus untuk Modificator Plat AE Karesidenan Madiun. Banyak juga dari luar kota yang ingin mengikuti event ini, mungkin tahun depan kita buka kelas untuk peserta umum ", ulas Banyu Sevo Erlangga sang ketupel event.

HIBURAN. Beri Kesan Makin Ramai.
Persaingan seru terlihat dikelas Pelajar Modif yang diikuti 21 motor dari Pelajar aktif dengan regulasi budget ala pelajar kisaran biaya modifikasi 5-7 jutaan, tentunya dengan penampilan warna bodi dan part variasi yang dibatasi.
Tak hanya menggelar event otokontes aja, SMK Bakti Competition juga digelar pada Kamis (5/2) dengan beragam perlombaan mulai dari Lomba Adzan, Lomba Desain Grafis, Lomba Tari Jathilan, Lomba Bujang Ganong dan Lomba Tahfidz.

PANITIA EVENT. Kompak Berikan Yang Terbaik.
Untuk peserta SMK Bakti Competition, peserta lomba dikhususkan bagi Siswa/Siswi tingkat SMP/MTs Negeri/Swasta se-kabupaten Ponorogo yang sukses diikuti total 100 peserta lomba.
Penampilan group Seni Reog Singo Wonopringgo yakni bagian ekstrakurikuler seni dari SMK Bakti Ponorogo menjadi prosesi pembukaan dimulainya event SMK Bakti Competition.
BEST REGARD :
Yayasan Pendidikan Bakti Ponorogo, Daihatsu, Yamaha, PT. Mitra Metal Perkasa, UD. Aang-Aang Ponorogo, PT. IJJOO, LPK BMC Korea, Koperasi Bakti Ponorogo, Bank Rasuna, Axis, Smartfren, Murni Textile, Kaos Hasby, UD. Antaz, TB Jasa Ibu Ponorogo, Modifcator Plat AE dan Ototrend Automotive Media
Foto / Teks : Dio Smart Boy

