Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 17 dan 24 Januari 2026. Bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab sebelum beraktivitas di jalan raya.

Dalam kelas ini, peserta mendapatkan materi mengenai peraturan lalu lintas, pengenalan rambu-rambu, etika berkendara, serta teknik dasar mengendalikan sepeda motor. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti simulasi praktik berkendara yang dirancang menyerupai kondisi di jalan, guna meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri peserta.
“Keselamatan berkendara perlu dipersiapkan sejak awal. Melalui kelas basic berkendara aman ini, kami ingin membantu peserta memahami teknik dasar serta etika berkendara yang benar agar lebih siap dan aman saat berada di jalan,” ujar Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian MPM Honda Jatim terhadap keluarga jurnalis yang memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat, termasuk edukasi keselamatan berlalu lintas.
“Melalui kampanye #Cari_Aman, kami terus berupaya menanamkan budaya keselamatan berkendara secara berkelanjutan. Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim menghadirkan edukasi yang inklusif melalui Safety Riding Center, agar semakin banyak masyarakat yang siap menjadi pengendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.

MPM Honda Jatim berharap, melalui kelas basic berkendara aman ini, keluarga jurnalis dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara serta menerapkan semangat Jago #Cari_Aman dalam aktivitas sehari-hari.
“Baru tahu kalau kebanyakan orang termasuk saya hanya bisa naik motor, ukan berkendara dengan benar. Dalam pelatihan ini saya mendapat berbagai materi tentang berkendara yang benar dan nantinya bisa jadi pedoman ketika dijalan,” ujar Leni Wijayanti, salah satu peserta.
Nanda.

