{jathumbnail off}
Permasalahannya, karbu jenis sport atau bebek bermesin tegak menghadap ke belakang. Apalagi kondisi open filter. wajib ditambahkan cover buatan agar benda asing alias kotoran, tak mudah terhisap karbu. Khususnya, saat riding di bawah 500 RPM. Pasalnya, kondisi itu karbu masih mengandalkan tekanan negatif mesin alias kevakuman.
"Beda selepas di atas RPM itu, karbu giliran mengalami ketergantungan tekanan positip," buka Galang from Barbara Speed, di kawasan Ngampelsari, Sidoarjo.
Paling simpel, praktis dan modis dapat disiasati dengan menambahkan akrilik 3 mm, makin tebal tambah bagus. Harganya terjangkau yakni 5 cm X 1 meter cuman Rp. 30 ribu. Agar hasilnya presisi, sket dan ukur lebih dulu bagian depan roda belakang, yang berpotensi menghantarkan benda asing termasuk memercikkan air.
Sebagai pengikatnya, tambahkan lubang di 4 - 6 titik dan gunakan kabel ties, sebagai pengikatnya. Kendati cuman akrilik, tapi fungsinya secara tak langsung mampu menendang balik angin untuk konsumsi karbu. "Jadi, cukup membantu memudahkan mekanik saat final seting karbu, khususnya penganut speed freak," yakin Galang. l nda
MENGAMANKAN KARBU SAAT TAMPIL STREET RACING
KUDA BESI karapan 201 meter, memang identik dengan paras racing, serba trondol. Bahkan, kebanyakan hanya menyisakan rangka dan tangki saja. Cuman, saat diaplikasi pada motor jenis sport atau bebek bermesin tegak, ada detail bagian yang diperhatikan nih. Termasuk penganut aliran street racing.
