Kompetisi yang diikuti oleh 15 tim dari berbagai perguruan tinggi di tanah air tersebut merupakan kali pertama dilaksanakan di Sirkuit ITS.
Membuka kompetisi, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyampaikan bahwa Sirkuit ITS ini menjadi satu-satunya sirkuit balap pertama milik perguruan tinggi di Indonesia. Kehadiran sirkuit ini diharapkan dapat memacu semangat inovasi para tim otomotif kampus. “Jaga terus sportivitas antartim dan manfaatkan privilege fasilitas balap baru di Kampus ITS ini,” tuturnya.
Rektor ITS Prof Dr HC Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengangkat bendera start saat memulai Kompetisi Gokart Listrik PLN ICE 2025 di Sirkuit ITS
Di lintasan balap sepanjang 1.300 meter tersebut, 15 gokar listrik dari berbagai tim saling memacu kecepatannya satu sama lain. Setiap trek lurus dan tikungan menjadi ujian bagi performa baterai, ketangkasan pengemudi, serta rancangan gokar para tim. Hal ini sekaligus membuktikan fungsi perdana sirkuit gokar milik Kampus Pahlawan ini sebagai sarana uji coba teknologi dan inovasi dalam bidang ketenagalistrikan.
Koordinator PLN ICE 2025 Kafi Hannan Alhadi ST MT menjelaskan bahwa ITS sendiri hadir membawa empat tim dalam Kompetisi Gokart Listrik ini. Antara lain adalah Anargya EV Kart, Energized Gokart Team, Nogogeni ITS Team, dan Tim Berkah. “Meski belum mendapat juara, ITS telah membuktikan kapasitas riset dan inovasinya yang mumpuni dengan menghadirkan empat tim sekaligus,” ujar Kafi.
Salah satu mobil gokart dari ITS Anargya EV Kart saat melaju dalam Kompetisi Gokart Listrik PLN ICE 2025 di Sirkuit ITS
Lebih lanjut, Kafi menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta. Dalam kompetisi mobil balap kecil ini seluruh tim telah berhasil merancang bangun efisiensi energi dan desain gokar listrik.
Setelah serangkaian balap yang menegangkan, TMS Universitas Indonesia Motorsport berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Tim MotoAmp ITB di posisi kedua, dan Electro Brawijaya dari Universitas Brawijaya di posisi ketiga.
Menyoroti ajang kompetisi yang rutin diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) ini, Kafi menyebutkan bahwa tidak hanya Kompetisi Gokart Listrik yang dilombakan. Selain itu, pada PLN ICE 2025 terdapat tiga kompetisi lain, yakni Kompetisi Drag Sepeda Motor Listrik, Kompetisi Micro EV Car, dan Kompetisi Bisnis Startup. “Tujuan utama kompetisi ini adalah untuk menjaring ide inovasi dalam bidang ketenagalistrikan,” sebutnya.
Gokart listrik dari tim Hyperblast V2 Politeknik Negeri Semarang kiri berusaha menyalip tim TMS Universitas Indonesia Motorsport di Sirkuit ITS
Ke depannya, Kafi mengatakan bahwa sirkuit baru milik ITS ini tidak hanya akan menjadi fasilitas bagi tim otomotif di ITS. Namun, satu-satunya sirkuit milik perguruan tinggi di Indonesia ini juga menjadi sarana pengembangan kendaraan melalui berbagai kompetisi selanjutnya. “Kehadiran sirkuit dan hasil inovasi ini membuktikan bahwa anak bangsa mampu bersaing di kancah nasional,” tutup dosen Departemen Teknik Mesin ITS itu.
Ajang kompetisi PLN ICE 2025 ini turut mengakselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokusan pada ide dan inovasi di bidang ketenagalistrikan, perlombaan ini berkontribusi pada poin ke-7 tentang tujuan Energi Bersih dan Terjangkau. Tidak hanya itu, rancang bangun oleh para peserta juga berkontribusi pada poin ke-9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur.
editor/foto : tim

