
Pemilihan lokasi baru atas pameran yang didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ini merupakan upaya GAIKINDO untuk mengakomodasi antusiasme industri yang kian meningkat serta memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi para pelaku usaha dalam mengeksplorasi solusi transportasi modern.

Menanggapi hasil positif ini, Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan basis manufaktur. "Pencapaian ekspor yang mencetak rekor di tahun 2025, menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global. Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat untuk memenuhi permintaan global yang terus tumbuh, sekaligus memperkokoh posisi kita dalam rantai pasok otomotif dunia," ujar Putu pada Press Conference GIICOMVEC 2026, Senin (23/2/2026) di Jakarta.

GIICOMVEC 2026 akan menghadirkan merek-merek ternama di Indonesia dari industri kendaraan komersial dan industri pendukungnya, termasuk juga beberapa merek baru yang akan unjuk inovasi, diantaranya : Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling yang kesemuanya telah memastikan partisipasinya.
Melengkapi penyelenggaraan tahun ini, GIICOMVEC 2026 juga akan menghadirkan area khusus China Pavilion yang menampilkan beragam inovasi terbaru dari para peserta pameran asal Tiongkok. Selain itu, pameran ini juga akan diikuti oleh industri karoseri tanah air dan industri pendukung lainnya. Seluruh rangkaian pameran ini akan menempati area Hall B dan Hall C JIExpo dengan total luasan mencapai lebih dari 16.000 meter persegi.

Penyelenggaraan GIICOMVEC yang ke-empat pada tahun ini akan mengundang lebih dari 11 ribu trade visitors dan mempertemukannya dengan merek-merek terkemuka kendaraan komersial untuk membuka potensi baru bagi industri kendaraan komersial di Indonesia.
Trade visitors GIICOMVEC ditargetkan akan datang dari berbagai industri termasuk dari industri perusahaan transportasi, logistik, layanan bus dan angkutan penumpang, manufaktur, jasa keuangan, ritel dan supermarket, telekomunikasi dan IT, energi dan pertambangan, perusahaan kimia, konstruksi dan teknik, perhotelan, barang konsumsi, instansi pemerintah, kesehatan dan kecantikan, pertanian dan peternakan, serta industri kertas dan karet.
GIICOMVEC 2026 juga mengundang dan bekerjasama dengan asosiasi-asosiasi yang berkaitan erat dengan industri kendaraan komersial, termasuk diantaranya, ASKARINDO, ARPI, APTRINDO, KAMSELINDO, ISCEA dan ASPERINDO yang akan memboyong para anggotanya menghadiri pameran GIICOMVEC 2026.
GIICOMVEC 2026 kembali menghadirkan program Demo Area Truck & Bus, yang memberikan kesempatan bagi para trade visitors untuk menyaksikan sekaligus menguji langsung berbagai teknologi unggulan dari kendaraan komersial yang mereka butuhkan.
Sebagai pameran bisnis, GIICOMVEC tidak memberlakukan tiket masuk, melainkan membuka kesempatan untuk seluruh pelaku industri dan pebisnis, untuk mendaftarkan diri sebagai trade visitors melalui official website GIICOMVEC 2026 pada laman visitors registration. GIICOMVEC 2026 akan dikhususkan bagi para pelaku bisnis pada tanggal 8 hingga 10 April 2026, dan terbuka untuk kunjungan publik dihari terakhir penyelenggaraannya pada tanggal 11 April 2026.
Foto / Teks : MasDon

