Mengambil tajuk 'Mechanical Motor Contest 2026', acara kontes yang merupakan bagian dari rangkaian Mechsense XXVIII ini dipusatkan di Auditorium M. Yusuf Abu Bakar, Universitas Mataram. Pastinya, digelar dengan tujuan menjadi wadah bagi para pecinta otomotif untuk unjuk skill, inovasi, dan kualitas modifikasi terbaiknya.
"Untuk kegiatan kontes modifikasi tahun ini memang coba kita gelar lagi, setelah rehat beberapa waktu, dan alhamdulillah mendapatkan respon positif dari banyak pihak, terutama penggemar motor dan bengkel-bengkel modif," singkat Wahyu Rahmat Rifai, selaku ketua panitia.

TEAM MECHANICAL MOTORCONTEST 2026. Bersama sebagian panitia dan juri.
"Meskipun agenda kontes kali ini sempat mengalami beberapa kali reschedule, tetapi animo peserta tetap tinggi, dan terima kasih atas partisipasinya," tambah Wahyu.
Dengan membuka delapan kategori, otokontes kali ini sukses mengumpulkan sekitar 80 kontestan yang kebanyakan memang berasal dari kota dan kabupaten di pulau Lombok.
Mechanical Motorcontest 2026 membuka delapan kelas, yakni Restorasi Fashion, Vietnam Style, Mio Series, Maxi Series, Pemula Modify, Proper Rookies, 2/4 Tak Fashion Style dan Daily Use. Selain itu, dibuka juga Meet Up Category yang melombakan total 31 nominasi best.

DISPLAY MOTOR. Dijubeli motor-motor beragam aliran modify.
Ranah modifikasi harian dan proper seperti Pemula Modify, Proper Rookies hingga Vietnam Style pun menghiasi venue indoor yang memang cukup respresentatif buat memajang hasil karya modifikasi. Lebih dari itu, trend modifikasinya pun sudah semakin variatif dan nggak jauh beda dari sisi kualitas jika dibandingkan dengan modifikasi yang berasal dari daerah lain, terutama di pulau Jawa.
Setelah penyerahan kejuaraan motor kontes, Mechsense XXVIII ini ditutup dengan gelaran Mechsense Euphorian yang dimeriahkan oleh beberapa penampil band performance, dari Tanaman Kaktus, Tambal Band Band, Opalss Band dan Paranoid.

APRESIASI. Diberikan penghargaan bagi kontestan terbaik di delapan kategori.
Mechsense XXVIII sendiri tidak hanya menyajikan Mechanical Otocontest sebagai puncak kegiatan, ada beberapa sub-event yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Mataram (HMM FT-UNRAM).
Diantaranya, Seminar Nasional Teknik Mesin 2026 bertema “Peran Strategis Energi Angin dan Surya dalam Peta Jalan Transisi Energi NTB Menuju Net Zero Emission 2050”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Mei 2026 di Gedung Dome Universitas Mataram ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk berdiskusi serta berbagi wawasan mengenai pengembangan energi terbarukan di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah, industri, dan akademisi, yaitu Niken Arumdatil, S.T., M.Sc., Ir. Muhammad Reza Fauzi, S.T., Danung Isrodi, S.T., M.T., serta Dr. Ir. Gembong Baskoro, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., ACPE, APEC Eng., dengan moderator Prof. Hendry Sakke Tira, S.T., M.T., Ph.D.. Melalui kegiatan ini, HMM FT-UNRAM berharap dapat mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung transisi energi dan pengembangan energi terbarukan menuju target Net Zero Emission 2050.
Selain itu, digelar juga kompetisi Mechanical Design Competition (MDC) 2026 yang diikuti oleh 41 peserta dari 33 universitas yang berasal dari 13 provinsi di Indonesia, sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan desain mekanik mahasiswa. Kompetisi berlangsung dalam dua tahap, yaitu babak penyisihan secara daring pada 12 April 2026 yang menghasilkan 10 finalis terbaik, serta babak final secara luring pada 8 Mei 2026 di Universitas Mataram.
editor/foto : punk
