
Sejak program pre-booking dibuka pada November lalu, hingga peluncuran resminya pada 20 Januari, model ini telah mencatat lebih dari 2.000 pemesanan. Wu Chuxing selaku CEO Geely Auto Indonesia mengatakan jika Geely EX2 telah mendapatkan respon positif berkat harga kompetitif dan fitur inovatif di kelasnya. “Distribusi 1.000 unit Geely EX2 pertama ini telah mencakup pengiriman ke 40 diler di Pulau Jawa dan Luar Jawa. Penyerahan ke konsumen akan dimulai pada akhir Januari. Target kami tentunya untuk mempercepat produksi lokal untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat,” tegasnya.
Geely menetapkan strategi lokalisasi berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Untuk model Geely EX2, perusahaan telah bermitra dengan manufaktur lokal untuk pasokan battery cell dan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,5%. Investasi ini mencerminkan komitmen Geely pada transfer teknologi, peningkatan kompetensi manufaktur lokal, dan penguatan daya saing industri otomotif nasional sesuai target pemerintah untuk sektor kendaraan listrik.

Selama periode peluncuran, Geely menawarkan harga spesial untuk Geely EX2. Varian Pro dibanderol dengan harga Rp. 229,9 juta dan varian Max Rp. 259,9 juta. Setiap unit disertai benefit eksklusif berupa gratis home charger dan portable charger, serta Emergency Roadside Assistance (ERA) 3 tahun tanpa batasan kilometer. Harga dan benefit spesial ini berlaku hingga 15 Februari 2026, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Melalui komitmen jangka panjang ini, Geely akan terus memperluas line up produk dan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Ekspansi produk mencakup berbagai segmen, mulai dari kendaraan elektrifikasi, model 7-seater, hingga lini premium untuk memenuhi preferensi konsumen yang beragam.
Naskah / Foto : Masdon

