Salah satunya merk Honda, di beberapa variannya dilengkapi fitur turbo. Dan memang terbukti, akurasi power makin responsif, praktis konversi power to speed diklaim agresif. “Pada fitur turbo itu pula varian Honda makin memanjakan konsumen setianya pada urusan performa berkendara, ”promo William Saputra Marketing & After Sales Service Manager Honda Surabaya Center.
Cuman, pada varian yang dilengkapi turbo, ada perbedaan perawatan dan maintenance oli mesin. Terkait bertambahnya fungsi oli mesin sebagai pelumas poros kipas panas - dingin turbo. Selain itu pertimbangan pengaruh makin padatnya akumulasi kompresi di setiap ruang bakar.
Pertimbangan itu pula, pada varian Honda yang memakai turbo, dilengkapi indicator Oil Life. Fungsinya untuk memantau sekaligus pengingat akan umur pemakaian oli mesin. “Dengan begitu, saat oil life menunjuk angka 7000 KM – 8000 KM, segera lakukan pengecekan dan penggantian oli mesin, ”saran Eko Yuwono Service Manger Honda Surabaya Center.
Ia menambahkan, kalau durasi di kemacetan dan aktifitas lain yang membutuhkan mesin hidup, juga perlu dikalkulasikan akan pengaruhnya terhadap kondisi oli mesin. "Dengan pedoman itu, penggantian oli mesin jadi tak sampai melebihi batas limit yang direkomendasikan,"urai Eko.
Oli Mesin Pakai yang Direkomendasi
Untuk jenis dan merk pelumas roda empat memang beragam, dari harian sampai kompetisi. Cuman, pertimbangan sinkronisasi antara oli mesin dan sensor-sensor input Oil Life, serta pertimbangan material Original Equipment Manufactured, maka lebih ideal oli mesin pakai yang direkomendasikan bengkel resmi.
Special untuk Honda roda empat, ada Honda Automobile Oil SN GF-5 0W-20 Full Synthetic E-Pro Gold. Dan disarankan, saat penggantian oli mesin dilakukan pengcekan atau penggantian oil filter. “Agar, kualitas oli mesin dan sirkulasinya terjaga lebih baik, sebagai penunjang siklus mekanis mesin yang dibooster turbo, ”ingat William.
Selain perawatan oli mesin, jalur bahan bakar juga layak mendapat perhatian, sehubungan menjaga akurasi semburan gas segar pada injector. Pada bagian ini ada komponen pressure regulator, fuel rail, fuel filter serta komponen penunjangnya seperti throttle body, yang perlu dicek hingga dibersihkan.
Lebih disarankan bagi konsumen yang sering melakukan touring atau perjalanan jauh, dengan variable trek beragam, seperti aspal, makadam dan kontur jalanan berdebu. Perawatan jalur bahan bakar dan pendukungnya wajib dilakukan lebih awal.
Sedang, dari sisi perawatan swadaya cukup memakai BBM RON 92. "Selain untuk meminimalisir deposit pada jalur bahan bakar termasuk nozle daleman injector, juga dibutuhkan melayani makin padatnya kompresi di ruang bakar efek angin paksa dari turbo, "pasti Eko. | pid
