Dr. H. SANDU SIYOTO, S.Sos.,SKM.,M.Kes : Hobby is Love In Sacrifice

Bagi Dr. H. Sandu Siyoto, S.Sos.,SKM.,M.Kes, menekuni hobi itu ibarat Love Is Sacrifice (Cinta adalah pengorbanan) yang lebih mengarah ke hal yang positif. Oleh sebab itu kecintaannya terhadap dunia otomotif khususnya moge sulit untuk terpisahkan, meski berada di tengah-tengah kesibukannya sebagai Rektor Stikes Surya Mitra Husada (STRADA) Kediri.



Lantas bagaimana suami dari Hj. Tyas Wuryaningseh, M.Kes ini membagi waktu antara aktifitasnya dalam memimpin salah satu Kampus swasta terbesar di Kediri ini, dengan keluarga dan hobi. Yuk kita simak langsung wawancara langsung wartawan Otre dengan pria kelahiran 16 Februari 1970 ini.

Bagaimana awalnya anda menyukai dunia roda dua?

Bagi saya, roda dua sebenarnya sudah menjadi nilai history saya sejak masih kecil, karena saya harus menunggangi sepeda sekitar 18 kilometer untuk bisa menempuh pendidikan. Dan baru saat menginjakkan kaki di bangku SMA 2 Nganjuk sekitar tahun 1985, saya sempat merasakan nikmatnya memiliki CB100, walau belum genap 1 tahun motor tersebut terpaksa harus dijual lantaran perekonomian keluarga saat itu yang lagi krisis. Namun saya kembali mendapatkan motor berupa Vespa PX150 yang merupakan kendaraan dinas saat bekerja di perusahaan asing farmasi di Surabaya. Dan sejak saat itulah saya berkeyakinan bahwa ketika satu saat nanti sudah berhasil mewujudkan cita-cita dan mencapai kesuksesan, maka saya akan kembali menggeluti dunia hobi motor.

Kapan anda mulai serius menggeluti dunia hobi roda dua?

Sekitar tahun 2006 atau saat menjadi ketua 1 IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jatim, saya mulai membeli Honda Phantom 250cc yang telah dimodif ala Chopper Bobber yang diikuti dengan membeli motor trail dan Honda Shadow American Classic Edition. Dan usai saya melepas Phantom 250cc ke salah satu sahabat karib, saya membeli Harley Davidson Road King saat mengunjungi acara Jogja Bike. Namun tak seberapa lama, saya pun mengganti Road King itu dengan Harley Davidson Street Glide yang saya miliki hingga sekarang.

Berarti motor apa saja yang menjadi koleksi anda saat ini?

Saat ini saya hanya miliki Honda Shadow, Harley Davidson Street Glide dan KLX150 yang kerap aku gunakan untuk menuju ke perkebunan dan persawahan milik saya.

Apa dong yang membuat anda menyukai motor roda dua khususnya moge?

Ya selain motornya emang gagah dan terkesan klasik, yang paling penting bagi saya adalah bisa berkumpul dengan banyak orang satu hobi atau satu club. Karena dalam satu club, kita tak melihat ras maupun golongan hingga warna kulit, namun yang paling penting adalah sebagai ajang silaturahmi serta saling membantu dan menumbuhkan jiwa sosial terhadap masyarakat lain yang membutuhkan. Jadi setiap kali ketemu, prespektifnya selalu mengarah hal-hal yang positif.

Ada nggak motor yang menjadi incaran anda saat ini?

Saya sangat ingin memiliki motor klasik seperti Triumph dan Norton. Dan pengen juga sih memiliki motor bebek yang dimodif ala street cub bobber tapi fungsi dan nyaman digunakan di jalan raya.

Kabarnya anda juga menekuni dunia balap sepeda ya?

Ya sih, lebih tepatnya balap sepeda lintas alam atau lebih dikenal Cross Country Race. Bahkan saya juga pernah mengikuti kejuaraan balap sepeda tersebut di Kediri beberapa bulan yang lalu.

Lantas bagaimana anda membagi waktu antara aktifitas anda dengan keluarga dan hobi?

Ya tentunya saya sudah me manage semua jadwal saya mulai aktifitas saya, hobi dan tentunya keluarga. Sedangkan untuk keluarga, kita sering kok nonton bareng, main music bareng bahkan pernah pula saya mengajak istri turing ke luar kota menggunakan moge.

Apa yang menjadi cita-cita dan target anda saat ini?

Saya sangat ingin mencita citakan menjadi guru besar. Sedangkan di dunia hobi, saya ingin komunitas yang saya ikuti ini semakin enjoy dan tetap memiliki nilai positif bagi anggota bahkan orang lain. Dan sesama satu hoby kita harus saling ter connect satu sama lain, tanpa melihat motor tunggangan yang digunakan tapi melihat dari sisi kebersamaan.

BIODATA
NAMA : Dr. H. Sandu Siyoto, S.Sos.,SKM.,M.Kes
TTL : Nganjuk, 16 Februari 1970
ISTRI : Hj. Tyas Wuryaningseh, M.Kes
PUTRA : Akbar Galang Bragaseno (18 th)
Ginaung Sasti Megantari (14 th)
PENDIDIKAN :
- SDN Klagen Nganjuk
- SMPN Rejoso Nganjuk
- SMAN 2 Nganjuk
- Akademi Penilik Kesehatan Depkes RI
- S1 Ilmu Sosial Unikad
- S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Majapahit
- S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Gajah Mada
- S3 Ilmu Kesehatan Universitas Airlangga

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER