SECARA TAK LANGSUNG, dari tim road race yang bernama Bromo Jaya Mix Dinar Cahya RCB FDR NHK Amin Jaya Racing Team, Sampang ini pula mampu membuka lapangan kerja baru bagi remaja sekitar yang kebetulan hobi kecepatan. Hingga akhirnya sukses membangun embrio, setelah mampu merefresh SDM pada level remaja piawai di bidang tekhnis.
Selain itu, pola pikir untuk berlaga di even resmi, lambat laun mampu mengikis kegemaran remaja dan abg penyuka balap liar, kawasan Sampang. Berikut hasil kutipan wawancaranya :
Baru kali ini Madura, tepatnya Sampang memiliki tim besar. Suatu momen bersejarah di Madura. Apa sih, motivasi anda berlaga di tim road race ?

Laki-laki dan automotive itu seperti dilahirkan satu paket, itu pandangan saya. Apapun tentang automotive, sejak kecil selau disodorkan sama abah saya. Entah itu RC engine, motor potong rumput sampai tiba dewasa hobi moge dan mobil import. Jadi, kalau bicara motivasi tetap darah otomotif ini ya, yang sepertinya tak bisa dibendung, untuk terus dan terus berevolusi dengan automotive.
Satu hal lagi yang tak bisa dibeli, yakni kepuasan mendengarkan bisingnya knalpot, melihat rider naik podium, hingga bersua sesama penghobi, sekaligus menjadikannya sebagai alternatif refreshing.

Sampai hari ini tim yang anda kelola sudah menjadi momok, dengan adanya back rider nasional, seperti Asep Kancil, Richard Tarore, Sakti Andre, Alvi dan Kiki Arab. Maka, pantas ketika prestasi tim anda secepat kilat menjadi runner up di Jatim. Sisi lain, mungkin ada maksud yang ingin anda sampaikan dengan back up dan hadirnya rider-rider papan atas, bisa diceritakan ?
Pastinya ingin tampil all out, 2015 kejurda dan even open road race, sudah cukup menjadi penjajakan dan test case mesin, kualifikasi rider hingga pergantian formasi tim. Sesuai dengan tarjet kita dan tim ingin go nasional, maka besar harapan minimal bisa runner up. Skala prioritas rider potensial yang mampu fight di kancah nasional memang tak bisa ditawar untuk musim kompetisi tahun ini.
Makanya beberapa rider papan atas kita usung, sebagai stimulusnya. Sisi lain, kita juga ingin memberi warna baru balap road race di Jatim. Sebab, saya yakin nama-nama rider di atas mampu menjadi sparing partner yang ideal, buat mengatrol skill rider Jatim. Kalaupun level Kejurda dan even open di Jatim, saya yakin dengan adanya nama-nama rider diatas, atmosfir even terkesan seperti even nasional.
Infonya, workshop spesial kuda besi spek kejurda dan open road race yang ada di Sampang, lambat laun mulai menjadi private college remaja Sampang yang hobi automotive. Nah, kedepannya apakah ada niat untuk membuka sekolah mekanik atau racing school ?
Biarlah bergulir dengan sendirinya, secara fasilitas memang sudah komplit. Anggap saja kuda besi road race sebagai bahan prakteknya dan bongkar pasang bisa diamati langsung sebagai teorinya. Secara tak langsung sudah menjadi sebuah private college, apalagi ada nama tuner papan atas yang identik tim kita. Banyak yang ditimba di workshop kita, oleh remaja bahkan mekanik di Sampang dan kita terbuka.
Jadi, untuk membuat sekolah mekanik dan racing school secara resmi, mungkin tinggal mencarikan instrukturnya saja. Ditambah lagi, animo remaja Sampang terhadap otomotif khususnya balap luar biasa. Kalaupun jadi buka sekolah mekanik, mungkin saya gratiskan. Besar harapan saya, bisa dijadikan sebagai acuhan hobi yang sehat dan aklak yang berguna kelak menginjak dewasa, sebagai bekal hidup.
Dengan matangnya tim yang anda kelola seperti ini, apakah ada kaitannya dengan bisnis yang anda geluti saat ini ?
Hampir tidak ada, sebab saya aktif di lapangan mengelola rangkaian kebutuhan usaha yang dibutuhkan kontraktor, mulai aspal, dump truck, renthal alat berat seperti excavator, concrete mixer truck dan penggilingan batu di kawasan Bromo, Probolinggo. Jadi, kalau dibilang ada keterkaitannya, mungkin hampir sama sekali tidak. l
BIODATA
Nama : H. Abu Rizal
Tempat & tanggal lahir : Sampang 1991
Pendidikan terakhir : S1 Unair, Surabaya
