Quantararo Tak Tersentuh di MotoGP Catalunya, Aleix Espargaro Blunder Salah Hitung Putaran

FABIO QUANTARARO MENANGI GP CATALUNYA. Dominan sejak start hingga finish, sekaligus memperkuat puncak klasemen.

Seri MotoGP Catalunya dimulai dan diakhiri secara dramatis. Fabio Quantararo sanggup mendominasi lomba sejak start hingga garis finish untuk merebut kemenangan kedua. Namun, di balik performa apik Quantararo, kejutan terjadi justru kepada Aleix Espargaro yang melakukan blunder dengan melambatkan motor, disangka balapan sudah berakhir. Blunder fatal satu lap terakhir yang membuatnya kehilangan kans podium.


Sejak start, MotoGP Catalunya sudah dibumbui insiden tabrakan yang melibatkan tiga pembalap sekaligus di tikungan pertama. Gagal menikung dan kehilangan grip roda depan oleh Takagami, berefek ke senggolan dengan Francesco Bagnaia dan Alex Rins, yang memaksa keduanya crash terjungkal ke gravel dan gagal melanjutkan lomba.

Insiden ini membuat Pecco semakin kesulitan bersaing di papan atas, meskipun sempat memenangi Grand Prix Italia. Sebaliknya, Alex Rins kian terbenam dengan catatan negatif selama tiga seri terakhir yang selalu DNF.

 

CRASH DI TIKUNGAN PERTAMA. Melibatkan Nakagami, Bagnaia dan Rins.


Kembali ke lintasan, Quantararo rupanya mampu melesat sejak lap pertama, dan bahkan leading menjauh di lap-lap berikutnya. Praktis, persaingan hanya diperebutkan oleh pembalap-pembalap Ducati plus Aleix Espargaro yang sebenarnya punya modal bagus dengan start dari pole position.

Namun, satu per satu joki Ducati justru mulai berguguran. Pasca crash yang dialami Pecco, giliran Enea Bastiannini yang tergelincir di tikungan 13.  Fabio Di Giannantonia juga akhirnya crash di lap sama, hanya beberapa tikungan setelah Bastianini.

Praktis, lomba pun berlangsung seperti marathon, dengan Quantararo yang leading sendirian, plus tiga pembalap lain di belakangnya yang bersaing memperebutkan podium. Selama lima lap terakhir, Espargaro yang sempat kesulitan karena kehilangan grip roda depan mulai menemukan ritme kembali dan bisa melibas ulang Jorge Martin. Sementara, Johann Zarco juga mengejar di belakangnya.

 

ESPARGARO SALAH KALKULASI. Mengira balapan sudah selesai.


Sepertinya, posisi finish bakal tidak berubah, namun Aleix Espargaro justru melambat satu lap sebelum bendera finish berkibar. Sepertinya, motor Espargaro bermasalah. Namun, rupanya Aleix yang melakukan kesalahan fatal, menyangka balapan sudah berakhir. Blunder ini memaksanya kehilangan posisi runner up, kehilangan waktu hampir delapan detik dan memaksanya mundur ke posisi lima.

"Saya merasa cukup baik sejak awal, dan saya tahu harus cepat dan jadi yang terdepan di tikungan pertama. Setelah itu, race berjalan mulus. Saya bisa menekan dari awal hingga selesai, dengan selalu mengecek kondisi ban yang tetap enak. Saya sangat senang," ucap Quantararo, yang kini mengoleksi 147 poin di sembilan race terakhir, sekaligus mantap memuncaki klasemen.

 




naskah/foto : punk/motogp

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER