
Fenomena menyoal perlunya regenerasi pembalap inilah yang ditangkap jeli oleh Bayu Widhi Asmoro alias Bayu Ucil selaku pembalap drag bike senior sekaligus owner apparel RH57. Diwujudkannya dnegan menggelar ajang balap prestasi bertajuk “RH57 Pemula Drag Bike Championship 2026”.
Dipacu di lintasan aspal sirkuit non permanen (NP) Alun-alun Purwodadi, Kab.Grobogan, Jawa Tengah, gelaran ini sukses terlaksana pada Minggu lalu, 29 Maret 2026 dengan diramaikan keikutsertaan barisan pembalap sebanyak pemula yang terdata akurat dalam 501 starter. “Di event kali ini, kami memang hanya mematok maksimal sebanyak 500 starter saja. Dasar pemikirannya adalah penerapan regulasi baru yang salah satu di dalamnya adalah menyoal standarisasi penggunaan bahan bakar Pertamax turbo,” terang Bayu Ucil.

Terpenting, Bayu Uchil begitu terinspirasi kuat untuk memunculkan lokal hero dari berbagai wilayah. Dalam konteks ini, sangat dipertegas menyoal potensi pembalap pemula yang harus dijembatani, yang di kesempaan ini menyasar lingkup zona karesidenan plat K dengan antusiasme yang cukup tinggi.
“Animo pembalap lokal dan pemula terbukti begitu tinggi. Karenanya kami menekankan pengemasan event secara professional dan berkualitas. Salah satunya dengan me-manage waktu semaksimal mungkin sesuai rundown tanpa adanya jeda waktu molor yang panjang,” terang Andry “John” Kuswinartha yang berkolaborasi dengan Bayu Ucil dalam event RH57 Pemula Drag Bike Championship 2026.
Foto / Teks : Why Twins




