ALTERNATIF INDIKATOR SPORT NEO KLASIK

BAGI bikers sejati, indikator dipilih bukan menjadi legalitas saja agar tampil safety riding. Tapi, lebih dari itu juga wajib informatif, terkait fuel meter, odometer, speedometer, takometer, sein, lampu jauh dan jam format digital.



Belakangan ini indikator milik X Ride 125 mulai dilirik, untuk kemudian diaplikasi di komunitas bikers penunggang sport berparas neo klasik. Seperti yang diterapkan Zainal from J Team, asal Tropodo Waru, Sidoarjo, pada Mega Pro bermesin kanibalannya.

Ada yang menarik, ketika ditinjau dari ketebalan indikator X Ride 125, hampir setara dengan indikator orsi. Sehingga, saat up grade atau down grade head lamp, dimensi indikator X Ride cukup proposional diaplikasi. Proses pasangnya juga mudah, sebab tinggal menambahkan adaptor yang tersentral pada adaptor head lamp.



Untuk mencegah vibra lantaran jalanan makin banyak yang hancur, lebih baik lengkapi dengan bushing karet sebagai penopangnya. Dari adaptor itu juga, tingkat kemiringan indikator X Ride 125 bisa diatur. Berikut posisinya, yang sengaja dirancang squad Endus Comunity Sidoarjo - Surabaya, model A Simetris lebih ke kanan, agar tampil beda.

Oh ya, untuk instalasi kelistrikannya, bisa mengikuti instalasi yang ada di indikator. "Jadi, sumber kelistrikan kuda besi yang mengaplikasi, tinggal menyesuaikan, jalur switch, pelampung bensin, sumber arus dan masa, "tunjuk Zainal. | jar-pid