KAWASAKI NINJA 150, JOMBANG : KOREKAN GIGI 2 KE 3 WHEELIE

KONSTRUKSI KNALPOT menjadi riset serius tuner Jalik asal Blimbing, Jombang sebagai alternatif mendongkrak performa mesin. Sasarannya, memaksimalkan siklus pembakaran. Sektor ini yang diupayakan maksimal pada Ninja 150 cc untuk laga sport 2 tak rangka standar 155 cc. Pastinya, dengan suport builder knalpot serba bisa Kusmiyanto yang akrab disapa Ciplek punggawa C-Squad Exhaust System, Jogja.


Oh ya, kuda pacu anyar kali ini mengusung tim BM2 Baja Beton Abah Saman, Jombang milik Fatchulllah exmud yang berkecimpung di dunia besi kontruksi asal Jombang.

Aktual pada pengembangan desain knalpot terbaru ini, rider Andri Setiawan mampu mengukir best time 7,3 detik, saat berlaga di even Mesin S1 ITN Kratingdaeng Swallow Kejurprov Drag Bike 2018, Kepanjen pekan lalu.



Menariknya, angka 7,3 detik tadi kondisi motor wheelie 40 meter setelah start. Jadi, bisa dibayangkan sendalan power gigi 2 ke 3. Resep terbarunya, sudut header lebih tajam, konturnya lebih nongol, dimensi total makin panjang. Tendangan balik gas sisa pembakaran kian maksimal, pembakaran lanjut diciptakan padat.

Kelebihannya, kontur bafel bisa landai, kecepatan gas buang di perut meningkat. Itu artinya, gas buang yang dilepas dan ditahan terukur sempurna. "Konsekuensinya, saat start berani panteng 4000-5000 RPM, "kata Jalik.

Start di RPM segitu, nilai HP jadi ideal mengimbangi torsi produktif. "Sekaligus, untuk mempersingkat peak power. Sebab, tipikal knalpot terbaru kali ini, sedikit mengolor power band, "tambah Jalik. Detail knalpot, lingkar perut 43 mm, panjang silincer 26 cm. Termasuk riset yang ke 3, spesial memaksimalkan performa kuda besi minim option part racing.

Kompartible dengan tinggi exhaust 29 mm dan lebar 39 mm - 41 mm. Efek racikan knalpot ini pula gigi rasio perbandingan berat dikonversi lebih liar. Datanya gigi 1(23- 17), 2(27-20), 3(24-20) dan 5(23- 23), untuk gigi 4 dan 6 orsinya, serta diolah final gear 13-40.

Sipnya, kabar terbaru fatchul sapaan owner timnya dan Jalik lagi membangun sport 2 tak 155 rangka standar dengan basis KRR 150. Blok silinder, silinder cop, crankcase dipertahankan OEM. Pastinya, untuk mencari best performa sport 2 tak rangka standard. | pid

SPESIFIKASI
CDI : RC 100 KARBU : PE 26 mm remer 30 mm DAUN MEMBRAN : 1,5 KNALPOT : C-Squad Exhaust System GIGI RASIO : 1(23- 17), 2(27-20), 3(24-20) dan 5(23- 23) FINAL GEAR : 13-40.