INDONESIA KRATINGDAENG SUPERCROSSER INTERNATIONAL CHAMPIONSHIP 2018, BANYUWANGI, 3 NOVEMBER 2018 : Spektakuler Perlu Disosialisasi di Daerah !

Bisa disebut sebagai even pamungkas yang spektakuler, dari sisi level kompetisi, kemasan even dan crosser yang berlaga, luar biasa. Di belakangnya ada Kratingdaeng minuman energy drink yang di tahun ini all out mensuport Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar, sebagai induk supercross, selain powertrack dan enduro cross.



Darul Ulum Agung MX turun full tim



Momen spesial ini turut menjadi re-launching style warna baru kemasan Kratingdaeng botol, yang tampil lebih modern, adrenalin dan atraktif. "Sasarannya untuk membuka scoop segmentasi lebih luas, khususnya ke remaja aktif, sportif dan penghobi olahraga adrenalin tinggi, "sebut hadi Purnomo Even Koordinator Kratingdaeng Indonesia Timur.

Tapi, sayang supercross yang identik menghadirkan tontonan spektakuler, tak ada jilid previewnya di setiap daerah. Minimal supercross dijadikan even sisipan di setiap hajatan GTX dan MX di setiap provinsi. Mengingat supercross bisa menjadi alternatif sebagai pengembangan motocross. Terpenting bisa menjadi refresh skill crosser untuk tampil lebih adaptif dan atratif, terkait dengan variable trek yang rapat.

Tim Kratingdaeng yang setia mensuport perkembangan even garuk tanah di Indonesia



Klop ketika dijadikan sebagai kawahcandradimukanya crosser semua kelas untuk memantapkan skillnya. Bahkan tranfser ilmu disini relatif berjalan, terkait dengan beragamnya crosser dan tim yang berlaga. "Mungkin di seri keduanya, minimal dibuat lebih tekhnikal dan menantang sirkuitnya, agar terjadi fase peningkatan skill yang terus berkembang, "sebut Gus Mujib petinggi Darul Ulum Agung MX, Malang yang turun full tim.

 

SCA Corp MS Mahkota Swait ACT DM 65 R-Max-G, Banyuwangi semangat gairahkan GTX dan MX di Jatim


Nah loh, seri dua mendatang wajib lebih menantang lagi nih bos ! Bukannya di seri perdana ini kurang menantang, besar harapan di setiap serinya terjadi peningkatan tantangan baru yang lebih up grade. "Krusial memang supercross yang paling ditunggu dari sisi kompetisinya yang spektakulernya, "yakin Heru Susanto owner tim SCA Corp MS Mahkota Swait ACT DM 65 R-Max-G, Banyuwangi yang setia mengawal Dhito Satriya Pradana yang tandem dengan Atiek CB berlaga di kelas special engine 65 cc.
 
Maka, tak salah ketika dari sisi  entertaint juga diseting spektakuler oleh Judiarto dari Lightning Production sebagai penyelenggara yang disuport sepenuhnya pabrikan Kratingdaeng. Bahkan Judiarto, turut mendatangkan tim free style dari Ausie.

POWER TO POWER PACU SKILL PERSON CROSSER
Kalau membalap dilepas sebanyak 20 crosser, mungkin sulit untuk menilai satu persatu kepiawaian crosser menekuk setang, mengumpan RPM sampai memainkan emosi rivalnya. Tapi, beda ketika dilepas duel dua crosser. Skill individu crosser makin mudah ditebak, tipikal gaya predator, pandai berinovasi atau sekadar hafalan tekhnik menebas variabel trek.

Hal demikian yang makin menarik diikuti, apalagi sistemnya diambil dari 10 crosser terbaik, dengan sistem gugur dan diambil dua pemenang. Kompetisinya sungguh dramatis, skill diperas all out sembari mempertaruhkan mental, terkait duel berusaha meninggalkan dan ditinggalkan.

Lagi-lagi, mode dan sistem perlombaan seperti ini yang perlu disisipkan di even daerah. Agar, crosser dan tracker paham akan ragam dan perkembangan motocross dunia.