IRC NHK HONDA KEJURPROV ROAD RACE OPENCHAMPIONSHIP MADIUN 2018 SERI IV : Makin Atraktif Dihadang Tim Papan Atas

IRC NHK Honda kejurprov Road Race seri IV Madiun

Rider pemula jaman now, makin di atas angin seperti yang tampil di seri empat IRC NHK Honda kejurprov road race openchampionship, Madiun. Kota Gadis ini sekali lagi menjadi saksi kepiawaian rider-rider pemula Jatim menekuk setang yang makin exciting. Atmosfir produktifnya Jatim mencetak rider pemula makin mengemuka.


Kendati rider pemula B dibatasi 16 tahun dan pemula A di 19 tahun, tapi gaya dan skill balapnya macam rider papan atas. Karakter membawa motor merata dari hasil transfer duit, eh sory transfer ilmu balap selama perjalanan kejurprov berlangsung. "Skill rider pemula makin tumbuh kembang, selain bekal ilmu dari instruktur, "sorot Pakdhe juragan Pakdhe Balap Racing Team, Ponorogo yang diback up 7 rider dan 2 wanita.

Asmo Y, Yanto Gondrong Escobar, Bambang Kapten & Nyoman, tim sukses kejurprov road race 2018



Krusialnya makin berkembangan rider pemula seperti saat ini, tuner jadi mudah cemas, sebab speed di peak power rata-rata mudah disajikan. Kalau tak mau kalah tipis, evaluasi kurva power mesin wajib makin intens, mencari peluang kelemahan lawan. "Hingga tuner jadi sering memantau langsung intonasi naik turun lengkingan knalpot saat rider berlaga, mencari kelemahan untuk segera direvis, "tegas Yudi Kucing tuner asal Ponorogo yang kali ini bekerja sama dengan tuner Anton Kliwon asal Jogja memback up tim Madu Kristal, Wonogiri. 

Bima rider Waloja Nirwana Racing Team Nganjuk dengan rider pemula potensial Jatim



Ngerinya, peta kekuatan balap di kejurprov kali ini terganjal dengan tim-tim road race papan atas yang kembali aktif berlaga di kejurprov road race seri Jatim. Pasalnya, tim Putra Anugrah Racing Division, Wonogiri disuport sepenuhnya oleh Waloja Motor, Madiun. Hingga nama tim berganti PARD Waloja Motor Madiun Manahadap Racing Team.

Nevasahi Racing Management Tulungagung



Sipnya, di musim kompetisi kejurprov road race Jatim 2018 ini, Freitz Yohanes owner PARD kembali lagi membina young guns, yakni Ahmad Faiz Lamoza asal Lumajang untuk pemula. Sedang, seedednya memakai Faisal Sidoel penguasa MP1 dan Mp2.

Bahkan formasi tim road race Jatim di 2018 ini ada yang bombastis, yakni Waloja Nirwana Racing Team, Nganjuk. Bedanya tim ini dimotori oleh Zaki owner Hotel Nirwana, Nganjuk. Di tahun ini dibela oleh rider yang juga crosser aktif Bima asal Jogja. Sipnya, pertama kali berlaga di road race pada level daerah, Bima langsung berada di runner up di kelas MP3. Bertarung sengit melawan Candra Tole, Ahmad Fais dan Ilzam. Bekal fisik yang terukur selama berlaga di garuk tanah, makin enteng membuatnya menekuk lawan.   

Termasuk Nevasahi Racing Management Tulungagung yang dinakhodai Syaifudin. Fokus di kompetisi bebek 2 tak. Hingga Dadang Japrong rider kawak asal Ngletih, Kediri diusung sebagai instruktur sekaligus pembanding korekan bebek 2 tak. Japrong disini lebih ditekankan ke taste performa mesin, itu yang jadi prioritas Syaifudin.

"Latar belakang fenomena di atas, memacu kita selalu improve menghadirkan tapak kaki yang mampu mengikuti perkembangan skill rider dan makin bengisnya performa mesin, seperti line up terbaru kita Fasti Pro, "tegas Yanto Escobar Gondrong from PT. Gajah Tunggal Tbk yang kemarin didampingi Asmo Yanto. Alasan itu pula di setiap seri kejurprov road race Jatim, kita selalu hadir langsung di lapangan untuk berkomunikasi, memantau dan menunggu input dari rider. Dengan metodhe ini, antara tekhnologi ban dan skill rider juga saling terpacu. "Logikanya, ketika ban balapnya sip, pasti rebahannya juga makin sip, "promo Yanto.

Sisi lain, momen hari Kartini juga mengena disini.  Kelas matic 130 cc dan 115 cc, secara tak langsung turut mengapresiasi wanita sebegai penerus perjuangan Raden Ajeng Kartini. Cuman, berjuangnya rider wanita berada di jalur prestasi. "Keduanya bersinergi pada perilaku lebih dari naluri seorang wanitanya, sampai saya salut kelas ini, "semangat Bambang Kapten Haribowo.  | pid