Dilla Osato Ramajaya DS7, Jatim : All Out di Semua Segmen Balap & Angkat Nama Jatim

Dilla dengan hobi lamanya

Eksistensi Dilla Osato owner tim Ramajaya DS7 Racing Team di musim kompetisi 2018 makin komplit. Pasalnya, berbagai kejuaraan automotive dimasuki, dengan formasi baru lebih berbobot, berkarakter petarung dan pastinya lebih senior dari sisi jam terbangnya. Tentu saja hasil revisi dari formasi tahun sebelumnya dan selalu ada saja kejutan yang dibawa Ramajaya DS7.


Seperti baru-baru ini, Dilla mengontrak crosser bule dan mencomot rider karapan papan atas, di musim kompetisi 2018. Prinsipnya, formasi tim yang kita bentuk minimal bisa menandingi rider papan atas. Dan nama Jatim minimal bisa masuk di daftar hasil juara kejuaraan nasional.

Sebab, saya prihatin dengan tim-tim Jatim, makin lama cuman hebat di balap regional dan lambat laun terkikis dan mundur tertib. Jadi, tim balap motocross dan karapan 201 meter ini saya bentuk, untuk saling memperkuat formasi tim balap Jatim di even nasional. “Semoga saja di tahun 2018 ini nama Jatim, tetap berkibar di balap nasional, ”pasti mania DJ itu.

Sesi kontrak dengan rider karapan 201 meter papan atas eko kodok



Sore om Dilla, bisa luangkan waktu buat membahas formasi tim balap dan kesibukan anda belakangan ini ? Kalau boleh tahu, siapa saja sih nama-nama pembalap yang anda kontrak untuk membela tim Ramajaya DS7, di musim kompetisi 2018 ini ? Lalu sampai berapa nilai kontrak, yang anda gelontorkan ?

Untuk karapan 201 meter tim kita pakai Eko Kodok, dengan nilai kontrak di bawah Rp. 150 juta dan untuk crosser pakai Lewis dengan nilai kontrak dibawah Rp. 300 juta. Untuk kuda besi karapan 201 meter, hasil penyempurnaan dan seleksi selama 2016 dan 2017. Jadi dijamin numero uno, sebab setiap seting speed stabil di 6,8 detik. Kalau Lewis, saya yakin semua tahu skill dan kualitas bertarungnya. Apalagi dengan kuda besi baru. Ingat dan catat ya, murni tak hanya untuk mengangkat nama tim kita saja, dengan dipakainya Lewis. Saya lebih tertarik memakai Lewis, agar bisa dijadikan pendongkrak skill crosser tanah air, agar bisa memiliki karakter bertarung yang sama.

Dilla osatao & keluarga dengan hobi barunya modifikasi roda empat



Kabar terbarunya, anda juga mulai terlihat di sirkuit road race. Apa benar di musim kompetisi 2018 ini anda ikut berlaga di road race juga ?

Rencana memang ada, untuk ikut berlaga di road race. Even perdananya, kemarin ikut mensuport tim Mahkota, Kediri untuk berlaga di Jabon, Sidoarjo, even balapnya Frangky Laurent. Jadi, sifatnya masih kerja sama. Kebetulan Pendoz owner tim Mahkota masih ada hubungan bisnis. Sekaligus untuk memeriahkan even di kandang sendiri. Cuman tahun ini masih sebatas penjajakan. Audisi rider pemula dan seeded tetap berjalan, termasuk mekanik. Kemungkinan akhir tahun ini saya pastikan ada kabar, siapa saja rider dan mekanik yang akan kita comot untuk formasi tim road race kita.


Semua segmen balap anda ikuti, sebenarnya apa sih tarjet dan obsesi yang anda inginkan ?

Mungkin Karena tradisi saya saja ya, selalu all out dan nggak setengah-setengah, kalau membuat tim balap. Dari hati nurani saya, kembali saya tegaskan ingin sekali memajukan dunia automotive Jatim, sebenarnya itu saja. Dan mohon saat diluar sirkuit, jangan anggap tim kita sebagai rival terus, sebab saya masih terbuka untuk kepentingan saling bahu membahu membesarkan nama Jatim. Mari dicari solusinya bersama. 

Selain dunia balap, infonya mulai bermain modifikasi roda empat ya om ? sampai seberapa jauh anda bermain modifikasi ?

Untuk sementara yang saya modifikasi cuman Vellfire dan Range Rover. Modif minimalis, wraping gold berbahan Chrome Teck dan pemakaian velg TSW berikut air suspension. Kalau Range Rovernya aksi gaya JDM, ganti velg, suspensi dan up grade mesin tipis-tipis. Kalau Jazz dan Civic FD cenderung bermain ke street performance. Beberapa kali turun di kontes modifikasi roda empat, untuk Vellfire sudah pernah menjadi jawara.

Apa bedanya dunia racing dengan kontes modifikasi menurut pandangan anda ?

Beberapa kali ikut kontes, saya bisa menyimpulkan kalau turun di kontes modifikasi harus pandai membaca peluang. Dan pengerjaan modifikasi harus all out, termasuk pemilihan option part dan harmonisasinya, saya yakin ada peluang untuk menjadi juara. Tapi, kalau dunia racing, meskipun fisik, skill sudah dipersiapkan matang termasuk kuda besi, tapi tetap ada faktor luck sebagai penentunya.

Apa saja kesibukan anda saat ini, selain mengontrol tim balap dan dunia modifikasi roda empat. Bagaimana anda mengatur waktu, dengan keluarga anda ?

Kalau memang pingin refreshing dan penat, keluarga saya boyong keluar negri. Selain wisata, juga mencari inspirasi dari modernisasi karakter kehidupan di luar negri. Dan anak pertama saya, kebetulan juga ada rencana untuk saya sekolahkan ke luar negri, agar bisa meraih yang dicita-citakan setinggi langit. Kalau senggang tetap saya luangkan waktu untuk latihan motocross di seputaran Pasuruan, juga didampingi keluarga, ya nostalgia begitu.

Bio data
Nama     : Dilla Osato
Istri     : Imroatus Sholicha
Anak     : Aira Juniar Zulkarnaen & Achmad Raka Zulkarnaen