Lubricant Engineering (LE Oil) : Andalkan Empat Produk Pelumas & Vitamin Mesin

Pesatnya perkembangan dan teknologi otomotif yang diusung masing-masing pabrikan, membuat  PT Timurraya Kurnia Manunggal, distributor tunggal pelumas LE (Lubrication Engineers), berusaha tampil menjawab tantangan akan kebutuhan pelumas mesin untuk keperluan yang bervariatif.

 


Ajang GllAS Surabaya @ Grand City Convex, Surabaya pekan lalu, dimanfaatkan untuk memamerkan produk pelumas mesin dan vitamin bahan bakar terbarunya, antara lain

- Lubrication Engineers 8521 Monolec Tetra Syn Engine Oil SAE 5W20
- Lubrication Engineers 8531 Monolec Tetra Syn Engine Oil SAE 5W3O
- Lubrication Engineers 8700 Monolec Engine Oil SAE 15W40
- Lubrication Engineers 2421 Full Torque S Diesel Fuel Improver



Produk ini diformulasikan untuk memberi daya tahan lebih dan perlindungan menyeluruh terhadap komponen mesin, baik daleman silinder cop, blok silinder, crankshaft dan gear box kendaraan roda empat. Bicara kelebihannya, pelumas mesin LE dilengkapi kandungan base oil terbaik 100% paraffin murni. Serta formula aditif spesial, ada Almasol, Monolec, Duolec dan Quinplex.

 

 

SIMULASI KUALITAS LE OIL. Saat menjadi pelapis mekanis gigi.



Penjabarannya, untuk Almasol aditif yang mampu meminimalisir keausan pada logam, sehingga dapat menahan beban berat, mencegah kontaminasi kimia dan mampu bertahan hingga suhu mencapai 1.900 °F (1.038°C).



Saat aditif Almasol kontak dengan komponen mesin, aditif ini akan membentuk sebuah lapisan berukuran mikroskopis. “Tingkat gesekan jadi optimal diminimalisir, suhu mesin jadi stabil seperti layaknya pada suhu produktif, “ujar Sensidibrata Atmaja, Branch Manager Surabaya.

 

 

PEMBANDING LE OIL. Saat disimulasikan terkontaminasi air.



Kalau Monolec, aditif yang memiliki kemampuan mengurangi tingkat keausan pada komponen mesin, lewat terbentuknya lapisan molekul film pada permukaan logam. ”Lapisan tersebut juga akan memberikan pelumasan optimal pada logam, sehingga gesekan berkurang dan rambatan panas optimal direduksi, ”urai Sensidibrata. 



Dan Duolec, aditif LE yang memberikan perlindungan pada bagian komponen mesin yang tingkat gesekannya rendah. Selain itu, memiliki lapisan film yang  smart, itu lantaran mampu melayani mekanis mesin saat bekerja di suhu dingin dan panas.



Terakhir ada Quinplex, aditif yang mampu memberi perlindungan komponen mesin saat terkontaminasi air. Komponen logam jadi terhindar dari potensi terjadinya korosi dan macet.  Hasil dari kombinasi aditif yang smart dengan quality control yang sangat ketat, kita ingin berkontribusi, untuk menghemat proses maintenance. Sebab, sesuai hasil testcase dan lab LE, kemampuannya luar biasa, termasuk lifetime-nya, ”optimis Sensidibrata yang menambahkan keterangan harga berkisar dari Rp. 200 ribu sampai dengan Rp 7 juta. 
   
Oh ya, sekilas infonya pelumas mesin LE hadir sejak tahun 1951 di Amerika Serikat, di segmen Industri. “Dengan pengalamannya tersebut, LE memiliki keunggulan pada bahan dasar dan aditif berkualitas tinggi yang secara eksklusif hanya dimiliki oleh produk pelumas LE,” tambah Natalyus Purnomoadi Marketing Manager Retail PT. Timurraya Kurnia Manunggal.    



naskah/foto : pid