Satrio Bangun Putra Pratama, Ponorogo : Slalom Lebih Eksotis & Sarana Sport Tourisme Baru

Satrio Bangun Putra Pratama Ponorogo aktif ditraining menjadi peslalom nasional

Aktif menggelar baksos, turut mendukung program safety riding dan memajukan otomotif di Ponorogo, itu yang menjadi obsesi H. David Surya Pratama pemuka otomotif Ponorogo. Dari obsesi itu pula, Satrio Bangun Putra Pratama yang akrab disapa Rio, putra pertamanya mulai diajarkan balap slalom, selain, aktif dan berprestasi menjadi atlit panahan. Pertimbangannya, ingin melengkapi prestasi otomotif Ponorogo, pasalnya grasstrack, motocross, drag bike dan road race, prestasi Ponorogo sudah pernah besar.


Kini giliran slalom, yang diklaim representative dan cukup diminati di Ponorogo. Praktis, balap slalom oleh H. David mulai disemarakkan di Ponorogo, tepatnya di seputaran Jl. Suromenggolo, Ponorogo setiap weekend digelar latihan bersama. Tak main-main, seluruh instansi turut dilibatkan disini untuk itu. Berikut hasil wawancara dengan H. David ;

Baksos bedah rumah warga Ponorogo pedalaman



Selamat pagi H. David, apa yang mendasari anda, untuk menurunkan Rio di slalom. Apa anda memiliki dasar balap roda empat ?

Saya cuman ingin tampil beda, sebab membangun tim road race juga pernah. Saya ingin tantangan baru dengan slalom, besar kemungkinan bisa dijadikan sebagai cikal bakal balap drift. Inspirasi ini juga saya dapat saat di Malaysia dan Brunei. Slalom, lebih prestige, eksotis dan tingkat kesulitan cukup tinggi, dari sisi entertaintnya juga dapat. Saya yakin nantinya slalom dan drift di tanah air akan berkembang pesat sebagai alternatif dan variable balap roda empat. Dan saat ini adalah momen yang tepat, untuk mendidik putra saya ke slalom. Kalau bicara dasar dan  basis balap roda empat, saya pernah turun di karapan 201 meter. Selain itu, kadang juga street performance ketika sunmori dengan club Reog Pajero Community, Ponorogo.

Fisik bareng gowes di perbukitan Ngrayun Ponorogo



Lalu untuk menggembleng skill Rio, siapa yang menjadi mentor dan strategi training apa saja yang diajarkan ?

Saat ini mentor fisik dan untuk mempertajam skill, langsung saya mentori sendiri. Untuk latihan fisik seminggu dua kali fitnes dan minggu gowes bersama komunitas cross country Ponorogo, kadang berdua. Pelatihan fisiknya cuman sebatas membakar lemak dan memaksimalkan pernafasan. Kalau mempertajam skill, saya lebih sering mengajarkan slalom di trek dengan kontur tanah. Untuk menepatkan antara feeling dan insting, agar bisa membedakan antara over steer dan under steer. Dengan begitu, improvenya lebih terbangun untuk menggantung RPM saat menentukan kapasitas speed yang dibutuhkan. Dan alasan dipakainya trek tanah, ketika dikonversi ke trek aspal, untuk menentukan akurasi cornering dan racing line jadi makin baik.

Lantas, urusan maintenance dan pendukungnya apa saja yang anda persiapkan ?

Sementara untuk latihan pakai pick up Daihatsu Granmax, kondisi setingan dan up grade mesin spesial menu slalom. Untuk keperluan maintenance keseluruhan hasil duet mekanik lokal Ponorogo dan workshop SMURF di Tanggulangin, Sidoarjo. Jadi, Granmax kita siapkan sebagai kelas pemula atau novice dulu dan ada juga Jazz RS, spesial buat laga di even. Cuman, bedanya yang Jazz RS, kita order dari teman Jakarta untuk up grade performa mesinnya. Dan kaki-kaki masih lagi progress.   

Galakkan safety riding bersama masyarakat Ponorogo



Apa motivasi anda memajukan otomotif di Ponorogo, dengan slalom ? apakah anda memiliki rencana jangka panjang untuk menggelar slalom atau drift ?

Slalom dan roda empat itu sudah menjadi trend remaja dan abg saat ini. Dengan slalom, kita ingin mengalih fungsikan passion dan emosi mereka yang biasa ngebut di jalan raya, agar tersalurkan di slalom. Sebagai solusi menggalakkan safety riding. Jadi, silahkan melarang mengebut, tapi kita berikan solusinya. Kalau rencana jangka panjang untuk membuat even secara langsung tidak juga, cuman saya siap mendukung sekaligus melancarkan untuk menggelar slalom di Ponorogo. Prioritas ingin menghadirkan pembalap berikut personil timnya berikut audiens dan sponsor agar datang ke Ponorogo. Dari situ kita ingin memperkenalkan kultur, budaya, kuliner sampai karakter ramahnya orang Ponorogo. Ya anggap saja sebagai sport tourisme, sebagai stimulus program visit to Ponorogo. Sisi lain saya yakin akan menumbuh kembangkan dunia perbengkelan dan lapangan kerja baru, dengan ramainya slalom.

Bio data
Nama  : Satrio Bangun Putra Pratama
Sekolah : SDIT Qurrota Ayun
Tempat & tanggal lahir : Ponorogo 7/2/05