Marcelino Rigi : Kolektor Lego Jawara Kejurda Special Engine 65 cc

Gaya Marcel saat Membalap

Memang ada yang berbeda dengan crosser cilik potensial yang satu ini. Di usianya yang terbilang belia itu, Marcelino Rigi sempat menjadi perhatian pengamat dan instruktur motocross di tanah air. Fakta mengemuka, crosser kelahiran Februari 2006 itu, punya intelektual lebih tinggi dibanding crosser seumurannya.
   


Disebut demikian, lantaran gaya balapnya tak bisa ditebak. Ada teori yang justru dibantahnya, dengan pembuktian inovasi gaya balap yang lebih terukur dan sempurna. Merupakan awal yang baik, sebab di musim kompetisi 2017 kemarin, Marcel sukses mendulang point tertinggi di Kejurda Motocross Jatim kelas 65 cc.

Marcel dengan instruktur & timnya


Berikut hasil kutipan wawancara dengan crosser pengguna no start 505, didampingi H. David ortu dan Hendri Yusuf instruktur balapnya, di basecamp Johny Pranata MX Academy, di Jl. Surabaya - Babat KM 60, Sukodadi, Lamongan.

Kapan Marcel memulai karier di motocross? Apa alasan utama yang memicu Marcel turun di motocross ? Bagaimana cara anda merubah tradisi bermain khas anak-anak hingga bisa serius saat berkompetisi ?

Namanya juga keluarga racing, bapak balap, anak juga ikutan balap. Kebetulan kakanya Marcel yaitu Ananda Rigi yang memulai duluan menitih karier di motocross. Cuman, bedanya Marcel mulai ikut-ikutan motocross di 2014, sifatnya cuman hapy and fun awalnya. Tapi, setelah mulai bergabung training skill dan fisik di basecamp Johny Pranata MX Academy, Lamongan, istilah hapy and fun tadi akhirnya terkikis dan mulai serius di 2015. Tapi, di tahun itu juga Marcel mengalami ujian yang berat pada mentalnya. Hingga suatu saat, ketika laga dan menuntutnya harus jumping tinggi, membuatnya menangis. Masih ada naluri anak-anak yang lambat laun perlu digembleng terus. Seiring perjalanan waktu dan jam terbang berkompetisi di even open, kejurda sampai kejurnas motocross, Marcel akhirnya bisa menempatkan dan membedakan kapan saatnya naluri anak-anak itu disimpan dan dimunculkan. Puncaknya di 2017, saat naik special engine 65 cc, baru terlihat sepenuhnya bakat terpendam dan improvement seperti crosser berumur di atasnya. 

Marcel dengan mainan lego-nya

 

Kapan anda melihat intelektual Marcel itu memang berbeda dengan crosser cilik lainnya ? apa sih parameternya ?

Kali ini Hendri Yusuf yang berusaha menjabarkannya. Crosser cilik seusia Marcel, biasanya cuman tertib dan disiplin seperti apa yang disampaikan instrukturnya. In out kapan ngegas dan kapan saatnya menusuk berm. Jadi, ada unsur hafalan. Tapi, kalau Marcel beda, ada beberapa hal yang justru bertentangan. Dimana dia menganggapnya nyaman dan benar dan itulah yang dipakai. Kadang ada variabel trek yang dianggap sulit, tapi kalau dia yakin, bisa menebasnya lebih singkat. Bahkan hasilnya lebih memuaskan dari teori dan praktek yang lazimnya dipakai. Disini improvement Marcel memang beda. Dan memang nyambung dengan dunia pendidikannya, di sekolahan Marcel memang anak yang cerdas dan pandai ketika menilai raportnya.

Hal demikian minimal wajib diimbangi dengan basis fisik yang extra dan konsisten menjalankan training skill. Pada bagian ini, apakah Marcel kategori crosser yang memiliki kemauan keras untuk itu ?

Masih dengan Hendri Yusuf, ikut menjelaskan. Nah satu lagi kelebihan Marcel, dia sudah bisa menakar kemampuan limit fisiknya.  Salah satu contoh saat berlatih, kita bebankan 25 menit nih, eh dia nawar 30 menit sampai 35 menit. Kemauan dan improvenya ini loh yang beda dan tak dimiliki crosser seumuran dia. Metodhe berlatih yang dia pakai, akhirnya terbukti juga saat even motocross di Prigi 2016 akhir, di kelas 65 cc novice, Marcel mampu meninggalkan rivalnya hingga 7 detik. Kalau dikonversi ke jarak kemungkinan ada di 400 meter alias hampir setengah lap.

Naluri anak-anak biasanya tetap suka bermain, lalu apa hobi Marcel saat ini, selain berlaga di motocross ?

Saya koleksi mainan lego om. Kalau melihat lego model dan jenis baru, pasti beli. Total sekarang jenis lego saya masih 70an pasang, ada model pesawat, bangunan, robot, toko fiktif sampai replika kendaraan tempur. Ada kepuasan saat bisa merangkainya, ada perencanaan, kejelian dan ketelitian biar tak salah merangkainya.

Ada hal yang menarik ketika melihat para crew, saat mengawal Marcel berlaga. Kenapa sih Marcel biasa dipameri kartu kredit saat membalap ?

Kalau itu istilahnya bonus om buat saya, tapi aturannya harus juara di 2 besar. Kalau sampai bisa, abah ngasih kartu kredit untuk dipakai sepuasnya, selain tambahan hadiah uang dari panitia. Itu juga yang menjadi saya semangat, biar bisa belanja mainan lego baru lagi.


MUSIM KOMPETISI 2018 GO NASIONAL
Ketika meninjau dan mempertimbangan prestasi Marcel yang berada di puncak di kelas 65 cc, tentu saja ada keinginan untuk go nasional. Benarkah di musim kompetisi 2018 nanti, Marcel sepenuhnya akan aktif di kejurnas motocross ?

Hasil dari evaluasi selama aktif di kejurda dan even motocross open lain, mental bertandingnya sudah mulai terlihat. Cuman, even skala nasional lebih tepat dijadikan pemantapan mental bertanding Marcel, sekaligus sebagai tahapan pembanding. Kalau dari sisi fisik, skill dan kuda besi sepenuhnya siap. "Saya optimis bisa menghantar Marcel menjadi runner up, "yakin Hendri Yusuf.

Bio data
Nama : Marcel Rigi
Kakak : Ananda Rigi
Tempat tanggal lahir : Lamongan Februari 2006
Ortu : H. David & Very Wijayanti