BOYAX PAINTING – TANJUNG PINANG BARAT : Grafiser Andalan Kepri

SAAT bekerja di toko reparasi barang bekas, pria kelahiran Tanjung Pinang tahun 1985 ini mau tak mau ditugaskan untuk merekondisi dan salah satunya melakoni aksi repainting. Walau masih belum mahir untuk urusan painting, di sinilah menjadi kesempatan doi untuk mulai belajar.

 



”Sejak itu aku mulai berpikir untuk belajar merepaint motor dan yang pertama menjadi korban adalah motor sendiri,” kenang Boy, sapaan gaul doi.



Lama-kelamaan, sohib doi pun juga ingin merepaint kuda besinya. Setelah itu, doi melihat ada peluang rejeki di dunia painting dan akhirnya doi memutuskan diri untuk membuka usaha bengkel cat sendiri.

 

”Untuk modal awal, kala itu aku merelakan menjual hp dan gaji terakhir dari toko reparasi yang lantas kubelikan peralatan painting,” terang doi. Berspanduk nama Boyax Painting yang tak lain diambil dari nama sapaannya, kini doi sudah 10 tahun lamanya berkecimpung di dunia repaint.



Soal garapan, di kota yang mempunyai semboyan Jujur Bertutur Bijak Bertindak ini, animo modifnya lumayan ramai meski tak begitu frontal ubahan modifnya. Itu dikarenakan bengkel modif dan toko variasi aftermarket masih belum memadai.



Untuk saat ini, doi sering kebanjiran orderan painting grafis minimalis dengan pelanggan yang juga tak hanya dari sekitaran kota Tanjung Pinang saja. Luar pulau dari kota Jambi, Lampung bahkan sampai kota dari Jawa Barat pun pernah doi jabani.

 



BOYAX PAINTING
Jl. Bhayangkara Gg. Todak no. 14 Tanjung Pinang Barat
By Herry Iskandar (082385834763)


naskah/foto : dio