Saturday, Jul 26th

Last update:11:36:57 AM GMT

You are here: OTOTEKNIK GUIDES Guide Dynotest: BAJAJ PULSAR 220CC VS NEW SCORPIO-Z

iklan ototrend edisi

Guide Dynotest: BAJAJ PULSAR 220CC VS NEW SCORPIO-Z

User Rating: / 7
PoorBest 

Guide Dynotest: BAJAJ PULSAR 220CC VS NEW SCORPIO-ZPerang sport berkapasitas mesin di atas 200 cc terjadi antar pabrikan Yamaha dan Bajaj. Sebab varian sportnya diluncurkan beda tipis kapasitas mesinnya, Bajaj 220 cc dan Scorpio 225 cc. Apa yang diprioritaskan masing-masing pabrikan untuk berebut pasar premium menengah ini, apakah fitur atau performa mesin ?

Ikuti saja penuturan Adi Prayitno chief mekanik Banyuwangi Motor di Jl. Undaan Kulon 115-117, Surabaya dan Joko mekanik bengkel resmi Bajaj di kawasan Jl. Mayjend Sungkono, Surabaya. 

MESIN
Si India Berteknologi TRIC, Si Kalajengking Berfilter Oli Khas Turing

BAJAJ PULSAR 220

Apa saja yang berbeda, sehingga pabrikan Bajaj sampai berani meluncurkan varian 220 cc ?. Suplai gas segar memakai Mikuni UCAL 32 mm, jenis vakum, komposisi dalemannya menganut setingan kering. Main jet 115 dan pilot jet 12,5. Dilengkapi choke automatis dengan sensor thermal yang terpasang di blok silinder.

Masih di sektor karbu, juga ada teknologi yang disebut Throttle Responsive Ignition Control (TRIC), bertugas untuk menyelaraskan jumlah debit BBM dengan timing pengapian, sesuai derajat bukaan throttle butterfly dan diklaim irit bensin. Porting intake manifold dirancang model venturi, untuk meningkatkan tekanan gas segar agar trek lebih responsif.

Konsep performa mesin menganut oversquare, pas untuk konsumsi touring jarak menengah dan jauh. Commonrail, terkesan pada pemakaian piston, sebab sama dengan Pulsar 200 cc, berdiameter 67 mm. Dikombinasi stroke 62,40 mm, dihasilkan dari penggantian as kruk dan diameter lebih besar.

Tapi, jenis bearing as kruk sama dengan Pulsar 200 cc, kode bearingnya 6305 model konvensional. Sebagai penunjang kestabilan performa mesin, pada produk ini dilengkapi oil cooler, tapi aturannya kapasitas oli mesin Bajaj 220 ini menjadi 1200 cc.

Beralih ke sektor silinder cop, diameter katup kini lebih besar. Katup (in) 31 mm dan (ex) 27 mm. Kontur noken as dirancang untuk trek menengah atas, Durasi di 285 derajat dan over lap 20 derajat sampai 25 derajat.

Hal itu senada dengan racikan ulang gigi rasio baru di gigi 3(29-21), 4(26-24) dan 5(27-24) yang mensuport power di top speed. Perpindahan gigi rasio juga makin ringan, setelah poros pinion shaft kini dilalui jalur sirkulasi oli mesin komplit dengan kampas kopling.

Pengapian full DC, dilengkapi 18 spul serta jumlah magnet lebih banyak. Output voltage beban kosong mampu menghasilkan 20 Voltage. Tapi saat berada di 4000 rpm, hanya mampu menghasilkan 14,3 – 14,7 Voltage.

Pengecilan arus listrik ini dialihkan ke pengisian battery, agar kuat mengoperasikan double starter serta fitur projector lamp saat kontak di posisikan on. Sebagai penunjang kenyamanan, jumlah baut engine mounting di Bajaj 220 kini memakai 8 titik, untuk memperkecil nilai vibra.

NEW SCORPIO-Z

Bagaimana dengan New Scorpio-Z yang terus dipertahankan oleh pabrikan Yamaha ? Kapasitas mesin dihasilkan oleh diameter silinder 70 mm dan stroke 58 mm, mengantongi kapasitas mesin 223 cc.

Tipikal mesin over square kerap dijuluki sebagai penerus dinasti RX-King. Tapi kalau cuman modal over square saja, tentu gawat top speed rawan ngedrop.

Untuk mengawal penyuka touring, maka perbandingan perbandingan kompresi menganut rendah di angka 9,5 : 1. Sisi lain yang menjadi faktor pendingin, juga didapat dari efek besarnya dimensi kolong mesin, macam kolong rantai camrat.

Kolong ini juga dijadikan sebagai jalur pelarian gas dari second compression, yang dihasilkan oksidasi hubungan gigi serta putaran daun as kruk di crank case. Sehingga suhu tinggi mesin optimal diredam lebih stabil.

Sektor pelumasan yang penting menjadi kebutuhan sport touring, disupport sistem Trochoid. Mekanisnya dibantu oleh 2 gigi model outer dan inner dan digerakkan primary gear. Output sirkulasinya, melayani ke crank shaft, cam shaft, rocker arm, drive axle poros gigi rasio serta main axle. Untuk memastikan murninya peredaran oli mesin ke seluruh penjuru mesin, maka pada mesin Scorpio dilengkapi filter model tabung.  

Part pengapian AC-CDI advance, timing pengapian 5 derajat sebelum TMA saat stasioner di 1200 rpm. Ketika rpm naik, timing pengapian maju dengan kurva 6 derajat sampai 12 derajat.

Dengan begitu, peak power mesin Scorpio jadi singkat dicapai. Hal itu juga ditunjang, pemakaian gigi rasio yang dikenal rapat. Gigi 1(36-14), 2(32-19), 3(28-22), 4(26-25) dan 5(23-27).

Tipikal gigi rasionya responsif, sayangnya saat dipacu di top speed, terkesan gigi persneling kurang satu step lagi sebab, vibra yang dihasilkan mesin hebat, saatnya dijadikan 6 speed.

Suplai gas segar dilayani Mikuni BS30 mm sama dengan jenis Scorpio sebelumnya. Tapi sekarang, kabel gas nya dirancang dua tarik ulur atau dikenal dengan istilah pul-pul. Ditujukan untuk menambah akurasi buka tutup throttle valve butterfly dan disempurnakan main jet 110 dan pilot jet 17,5, fokus untuk kebutuhan putaran atas.

KESIMPULAN
Karena torsinya lebih besar Scorpio, maka untuk penggunaan di perkotaan lebih nyaman Scorpio dengan akselerasinya yang lebih konstan. Selain itu tenaga Scorpio juga lebih besar daripada Pulsar sehingga untuk long ride turing juga lebih sip si ‘kalajengking’ ini.

Sayangnya untuk mendapatkan torsi maupun tenaga yang besar untuk Scorpio, harus membetot gas lebih dalam karena keduanya diraih di putaran mesin yang tinggi sehingga konsumsi BBM lebih boros daripada Pulsar.

Dengan tenaga yang besar hampir 23 HP dan torsi yang tak kalah besarnya, 19,25 Nm maka Scorpio lebih tangguh melibas segala medan termasuk tanjakan dan jalan lurus. Tetapi meski begitu, jangan remehkan Pulsar.

Untuk mendapatkan tenaga maksimalnya yakni 21 HP didapat di 8900 rpm, putaran mesin Pulsar tidak sebesar Scorpio sehingga konsumsi BBM-nya bisa lebih irit. Begitu pula dengan torsinya.

Torsi sebesar 18,5 Nm didapat di putaran mesin yang hanya 7100 rpm jauh apabila dibandingkan dengan Scorpio yang mendapatkan torsi maksimalnya di 7900 rpm. Itupun bedanya tidak sampai 1 Nm sehingga bisa dipastikan untuk konsumsi BBM Pulsar bisa disimpulkan lebih efisien.

Satu lagi, dengan peforma yang tidak segalak si kalajengking, jelas jika Pulsar akan sangat menjanjikan keamanan untk ditunggangi rider pemula berkat unjuk performance yang lebih bisa diredam. Namun bukan berarti bahwa Pulsar harus dicap memiliki lower performance dibanding Scorpio karena semua kembali kepada kemampuan rider masing-masing. | pid

 

Artikel Terkait !
MEMILIH TANGKI SPORT DAN RETRO CUSTOM
Tema modifikasi sport nuansa retro macam minor fighter, cafe racer dan CB Monster lagi bejibun. Anta
MENGENALI DAN MERAWAT GIR DAN RANTAI
Gir dan rantai mempunyai peran yang cukup vital buat dukung kinerja motor. Terlebih lagi, piranti in
MASALAH & SOLUSI UPGRADE TAPAK & KAKI MATIK
Kaki berikut tapakya mutlak diupgrade ketika modifikasi matik. Modif instant demikian ini tak hanya
PERAWATAN & PEMILIHAN BAN TUBELESS
Dunia modifikasi makin berkembang pesat, seiring dengan perkembangan motor sport di tanah air yang m
MODIF STREET FIGHTER NEW V-IXION & CB 150 R
Kedua sport bike ini layak menjadi best sellernya pabrikan Yamaha dan Honda, sebab keduanya memiliki

Comments  

 
0 #9 large canvas wall 2014-05-22 13:11
I constantly spent my half an hour to read this blog's posts all the
time along with a cup of coffee.
Quote
 
 
0 #8 canvas wall art 2014-05-18 00:04
These are truly great ideas in concerning blogging.
You have touched some fastidious points here.
Any way keep up wrinting.
Quote
 
 
0 #7 Shegate 2013-10-11 21:39
yg koment pada bego semua :lol:
Quote
 
 
0 #6 silentreader 2013-06-25 03:46
wah pembodohan masal ini artikel. jelas jelas menang p220 kemana mana
Quote
 
 
0 #5 kurnia 2013-06-20 18:20
Nggak masuk akal hasil klaim pabrikan Scorpio dengan hasil dyno ini.
Masih realiable motorev.com.
Quote
 
 
+2 #4 sony 2013-05-23 00:48
Kalah Semua dari teknologi sampai efisiensi sudah jelas ini propaganda, jangan2 yang nulis artikel ada konspirasi M****+ sudah jelas ngasih award.
Quote
 
 
-1 #3 iron 2012-10-22 20:31
yg jadi pertanyaan apakah mesin dyno bajaj dan yamaha sama? jika sama, data hp klaim pabrikan bisa diperbandingkan . tapi dengan pembuktian di atas yang kemungkinan besar diukur dengan mesin dyno yang sama maka klaim pabrikan bajaj patut dipertanyakan. apa memang benar powernya di atas scorpio? jangan2 klaim hp pabrikan bajaj itu sengaja dioverestimate untuk tujuan tertentu (perlu pembuktian lebih lanjut). tapi yang pasti the true oversquare design itu scorpio, p220 oversquare tapi cenderung square. ukuran klepnya aja si kalajengking 3mm lebih besar.
Quote
 
 
+2 #2 ZERO 2012-10-03 11:00
:-x :-x , wah bikin artikel baiknya disertakan copyan atau softfile hasil dyno yang bener2 valid, lucu aja claim pabrik yang 1 21ps yang satu 18,2ps malah jadi over banget yang si 18,2ps itu :D
Quote
 
 
+2 #1 candra 2012-03-21 07:21
ngawur ente.. kalajengking 23hp?? koplak..
yg bener tu 18,2hp
Quote
 

Add comment

BICARALAH! sebelum bicara itu dilarang.
TERIMAKASIH bila komentar-pertanyaan disampaikan secara BAIK dan TEPAT.


Security code
Refresh